,

,
News Update :
Diberdayakan oleh Blogger.

PEMILIHAN KETUA IKATAN MAHASISWA BEASISWA TUJUH SUKU (IMABETUS) KOTA BANDUNG JAWA BARAT

Penulis : Unknown on Rabu, 14 Juni 2017 | 11.01

Rabu, 14 Juni 2017

Pemilihan Ketua Ikatan Mahasiswa beasiswa Tujuh suku  (IMABETUS) kota Bandung jawa barat
Program Beasiswa LPMAK (Lembaga pengembangan masyarakat Amungme
dan kamoro) telah mengadakan Pemilihan Ketua ikatan Mahasiswa Beasiswa tujuh suku (IMABETUS) pada tanggal 03/06/2017 , waktu 01.00 s/d 5.00, lantai 1 asrama LPMAK Bandung Jawa barat.
Pemilihan ketua lansung di mandat oleh John edoupai dumupa yang di percayakan oleh semua anggota  (IMABETUS) dan Pembina asrama dan mantan ketua (IMABETUS)  Ricard Cinawatme dan tahun periode 2015-2016
Mantan ketuan (IMABETUS) Ricar cinawatme Menyatakan harus menjalankan tugas dan funggi organisasi harus tanggung jawab sesuai visi dan misi apa yang di papar yang tadi
Lanjutan cinwatme Semoga (IMABETUS)  dapat yang lebih baik lagi untuk kedepan ,dari pada yang tahun tahun sebelumnya.
Pemilihan ketua di dampingi oleh Di Rektur PIBI Arsama LPMAK .Ir. Indra Fahmi.M.Si.
susunan Acra pemilihan ketua (IMABETUS)  Tahun periode 2017-2018 yaitu :
1.    Doa pembukaan
2.    Sambutan dari direktur Asrama LPMKA ,Ir,Indra Fahmi.M.S.i.
3.    Pemaparan Visi dan Misi
4.    Pembacaan tata pertip
5.    Penetapan ketua terpilih
6.    Serah terima jabatan
7.    Kesan-pesan dari ketua terpilih
Pemilihan ketua ikatan mahasiswa beasiswa Tujuh suku (IMABETUS) yang terpilih adalah John Dumupa sebagai ketua Tahun periode 2017/2018.
Pemilihan ketua (IMABETUS) di pimpin oleh Mantan ketua (IMABETUS)  Ricard Cinawatme,Ambrosius watairuru dan yus Tabuni,dengan peserta pemilihan ketua (IMABETUS) dengan kuota sebanyak 25 orang dan simpatisan 2 orang .
Ketua terpilih John Eboupai Dumupa kesan dan pesan bawah yang pertama adalah Mari belajar bersama-sama bergandengan tangan dalam segala hal, tanpa mebedah-bedakan agama,suku budaya,bahasa,.
dumupa tambahkan bawah mari bersatu bergandengan agar wujudkan Visi dan misi saya agar belajar dari disini hari esok membangun daerah kami di Papua,
Yang kedua adalah perlu kita mematuhi aturan-aturan yang telah di tetapkan dari LPMAK PT,Friport indonesia agar tidak putus asa Perkuliah kami.
Yang ketiga adalah menjaga Nama baik hartabat dan martabat papua agar ada kepercayaan lingkungan sekitar kampus mapun di luar kampus linkungan masyarakat di kota bandung jawa barat.
Yang ke empat adalah kita perlu belajar organisasi sebanyak mungking karena kita belajar organisasi ada keuntungan misalnya “Melatih jiwa kepemimpinan” Ada ungkapan yang menyatakan bahwa “Setiap orang dari kamu adalah pemimpin dan kamu bertanggung jawab terhadap kepemimpinan. Maksud dari pernyataan tersebut adalah bahwa setiap orang pasti akan Mencapai Sebuah Tujuan.
“Melatih Mental Saat Tampil depan banyak orang” “Memperluas wawasan dan pengetahuan seseorang” “Timbulnya semangat kerjasama “Dapat melatih seseorang untuk berinteraksi dengan berbagai karakter yang berbeda”
Dumupa tambahkan bawah menjadi seorang pemimpin, baik itu bagi dirinya sendiri maupun bagi orang lain. Organisasi merupakan suatu wadah di mana jiwa kepemimpinan dalam diri kita bisa terasah, yaitu dengan mengedepankan kepentingan umum dibanding kepentingan pribadi. Selain itu, dalam suatu organisasi seseorang diajarkan bagaimanakah cara mengambil keputusan yang bijak dengan tidak merugikan pihak manapun.


Tutu kata dumumpa john eboupai “Mari kita belajar organsisasi di mana saja bukan sekarang kapan lagi”



komentar | | Read More...

SOLIDARITAS DAPUWA//BUDAYA TERDISIONAL PAPUA

Penulis : Unknown on Minggu, 11 Juni 2017 | 07.01

Minggu, 11 Juni 2017

SOLIDARITAS DAPUWA//BUDAYA TERDISIONAL PAPUA
DAPUWA
kekompakan dapuwa
Kalimat penggalan di atas adalah kalimat ajakan untuk mengikuti upacara barapen
dalam dialek logat Papua/MEE yang artinya mari mengikuti acara barapen,. Upacara Barapen ini adalah sala satu budaya tertua di Papua yang diturunkan oleh nenek moyang turun-temurun. Upacaranya adalah menambakan daging-dagingan (biasanya daging yang digunakan adalah daging babi), dan sayur-sayuran (singkong, petatas,Keladi dll) dan berbagai macam ketelah pohon. Semua daging, sayur dan umbi-umbian untuk Barapen dibawa oleh seluruh sanak saudara. Jadi, tidak ada yang tidak ikut berpartisipasi dalam acara ini. Semuanya ambil bagian. Yang membuatnya berbeda adalah cara memasaknya. Yah secara umum biasanya saat kita ingin memasak daging atau sayur-sayuran maka kita lebih cenderung menggunakan kayu bakar. Dalam upacara Barapen, semua daging, sayur dan umbi-umbian dimasak dengan cara ditindih dengan batu-batu yang sudah dibakar selama satu jam. Bisa dibayangkan betapa panasnya. Seperti gambar di atas ini bisa teman-teman lihat bahwa semua batu dibakar dalam sebuah lubang tanah yang sengaja dibuat dengan ditindis oleh daun-daun pisang. Tujuan dari dilapisi dengan daun pisang ini adalah supaya setiap daging yang nanti akan dibarapen, lemak-lemaknya bisa diserap oleh daun-daun pisang dan sayuran lainnya. Saat batu dirasa sudah panas maka tumpukan batu itu kembali dibuka sebagian. lalu semua sayu-sayuran dimasukkan lalu ditengah-tengahnya ditaruhlah daging babi dan umbi-umbian. Kembali lagi ditutup dengan sayur dan lapisan terakhirnya ditutup dengan batu untuk menjaga suhunya tetap panas dan dapat memasak semua sayur dan daging yang telah dimasukkan. Saat menunggu sayuran, daging dan umbi-umbian masak, semua orang yang ikut dalam upacara barapen akan bernyanyi dan menari bersama diiringin lagu-lagu daerahBahasa mee Bunani budaya . Semua orang, entah yang paling tua hingga yang muda bersama-sama menari dan bersukaria mengelilingi atau duduk tumpukan batu Barapen.Salah satu lagu daerah yang biasanya dinyanyikan: LAGU YANG BERJUDUL IPATO BAGE KOTEKA MOGEE.. Penggalan lagu di atas menceritakan tentang semangat dan daya juang nenek moyang yang tidak lelah naik turun lembah saat mereka berburu. Lagu-lagu yang dinyanyikan secara garis besar selalu menceritakan tentang suka cita dan perjuangan BUNANI BUDAYAD APUWAMO. Untuk hasil makanannya? Jangan kuatir. Dijamin kalau daging yang dibakar dan sayur-sayurannya enak untuk dinikmati. Daging yang tadinya masih mentah menjadi masak karena ditutupi oleh sayur-sayuran dan umbi-umbian. lemaknyapun sudah tidak ada karena saat dimasak, lemak daging telah terserap ke sayur-sayuran yang menutupinya. Tidak jarang bila upacara ini BIASA turun temurun nenek moyang digunakan menjadi objek pariwisata mancanegara yang datang ke Papua. Penulispun sering mengikuti upacara Barapen ini tujuh (7) RT Desa Pugatadi 1 Kabupaten Dogiyai ,bila sedang berlibur ke kampung halaman di DAPUWA. Biasanya upacara ini dilakukan pada saat setiap tuhun syukuran hasil panen kebun. dan syukuran suksesasnya dan kembalinya sanak saudara yang merantau. Upacara barapen ini akan banyak sekali ditemukan dalam setiap kegiatan syukuran. namun tergantung juga dengan pemilik acara. Apakah dananya mencukupi atau mereka ingin membuat acaranya sederhana saja. Sebagai generasi penerus bangsa, penulis harapkan agar melalui tulisan ini banyak teman-teman yang tergerak untuk menulis tentang BUNANI BUDAYA PUGATADI 1 Selain untuk menjadi pengetahuan umum, hal ini bisa penjadi salah satu cara pelestarian budaya daerah kita. Tidak lucu kan bila budaya-budaya yang unik seperti ini hilang dalam jangka waktu Satu lima tahun ke depan karena kita, generasi penerus tidak mengindahkannya? Jadi bila teman-teman berkunjung ke Dapuwa, jangan lupa untuk menghadari acara Barapen. Dijamin seru! Ayo, berpartisipasi dalam melestarikan budaya Indonesia sangat terkenal. KARYA ..
(JHON FERRY DUMUPA./KDTI/.)



komentar | | Read More...

KERINDUAN MAMA

Penulis : Unknown on Jumat, 20 November 2015 | 21.58

Jumat, 20 November 2015




komentar | | Read More...

MARI KITA TUKAR PIKIRAN SATU SAMA LAIN.SUPAYA HARI KAMI JADI PEMIMPIN PAPUA

Penulis : Unknown on Rabu, 07 Oktober 2015 | 04.19

Rabu, 07 Oktober 2015

BENTUK DISKUSI KELOMPOK
BANDUNG....KABAR DAPUWA TERUKIR INDAH /KDTI).diskusi kelompok Mahasiswa Mee kota bandung diskusi ini akan membahwakan oleh moy dan Deki Ogetai,Diskusi kelompok sangat
Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiV-V9pyglYBPPoC-Iuq9SO_s2SoRsYRXrohkHEPscBkCgPEnJ7czlxwRV3MM9tRg6rvKTUrVDZnS3pceRrh9PsqUfG36qxfbQhDfqTIBMw6sfrceLnKL9mCohA8eakfbmPfeekl_axms8/s400/20150924_133002.jpg
bermanfaat  untuk dalam kehidupan sehari-hari dan juga Perkemangan MEUWO DIDE.
bagi perkembangan kemampuan berbicara sang anak, dimana anak di latih  untuk berpikir secara kritis  karena salah satu tujuan dari diskusi kelompok yaitu untuk memecahkan suatu permasalahan melalui proses berpikir kelompok. Pada intinya, Diskusi kelompok adalah suatu kegiatan kerja sama atau aktifitas Baik jasmani maupun Rohani untuk menyelesaikan suatu permasalahan melalui proses berpikir kelompok yang mengandung langkah-langkah dasar tertentu yang harus di patuhi oleh seluruh dalam kehidupan Manusia.

jenis diskusi
kelompok antara lain :

a. Diskusi Kelas, disebut juga diskusi kelompok adalah proses pemecahan masalah yang dilakukan oleh seluruh anggota kelas sebagai peserta diskusi. Prosedur yang digunakan dalam jenis diskusi ini pertama, guru membagi tugas sebagai pelaksanaan diskusi, siapa yang akan menjadi moderator dan penulis. Kedua, sumber masalah (Dosen, siswa, atau ahli tertentu dari luar) memaparkan masalah yang harus dipecahkan selama 10-15 menit. Ketiga, Mahasiswa diberi kesempatan untuk menanggapi permasalahan setelah mendaftar pada moderator. Keempat, sumber masalah memberi tanggapan dan kelima, moderator menyimpulkan hasil diskusi.

b. Diskusi Kelompok Kecil, dilakukan dengan membagi Mahasiswa dalam kelompok-kelompok. Jumlah anggota kelompok antara 3-5 orang. Pelaksanaannya dimulai dengan guru/Desoan menyajikan permasalahan secara umum, kemudian masalah tersebut dibagi-bagi kedalam submasalah yang harus dipecahkan oleh setiap kelompok kecil. Selesai diskusi dalam kelompok kecil, ketua kelompok menyajikan hasil diskusinya.

c. Simposium, adalah metode mengajar dengan membahas suatu persoalan dipandang dari berbagai sudut pandang berdasarkan keahlian. Simposium dilakukan untuk memberikan wawasan yang luas kepada Mahasiswa. Setelah para penyaji memberikan pandangannya tentang masalah yang dibahas, maka simposium diakhiri dengan pembacaan kesimpulan hasil kerja tim perumus yang telah ditentukan sebelumnya.
d. Diskusi Panel, adalah pembahasan suatu masalah yang dilakukan oleh beberapa orang panelis yang biasanya terdiri dari 4-5 orang di hadapan audiens. Diskusi panel berbeda dengan jenis diskusi lainnya. Dalam diskusi panel audiens tidak terlibat secara langsung, tetapi berperan hanya sekedar peninjau para penelis yang sedang melaksanakan diskusi. Oleh sebab itu, agar diskusi panel efektip perlu digabungkan dengan metode lain, misalnya dengan metode penugasan. Siswa disuruh untuk merumuskan hasil pembahasan dalam
diskusi.

bentuk-bentuk diskusi kelompok yaitu:

a.Dilihat dari jumlah anggota
Jika dilihat dari jumlah anggota, diskusi kelompok berbentuk kelompok besar dan kelompok kecil. Kelompok besar berjumlah 20 orang atau lebih. Sedangkan kelompok kecil berjumlah kurang dari 20 orang, biasanya sekitar 2-12 orang.

b.Dilihat dari pembentukan
Jika dilihat dari pembentukannya, diskusi kelompok berbentuk formal dan informal. Dalam bentuk formal, proses pembentukannya sengaja untuk dibentuk suatu diskusi kelompok. Sedangkan yang informal, proses terbentuknya diskusi secara spontan dan tanpa direncanakan.

c.Dilihat dari tujuan
Jika dilihat dari tujuan diskusi kelomok ada dua macam yaitu pemecahan masalah dan terapi anggota. Pemecahan masalah memiliki cirri utama menekankan pada hasil diskusi, sedangkan terapi anggota menekankan pada proses diskusi.

d.Dilihat dari waktu diskusi
Jika dilihat dari waktu dalam diskusi, diskusi kelompok ada dua bentuknya, maraton dan singkat/regular. Marathon dilakukan secara terus menerus tanpa jeda waktu selama 5-12 jam, sedangkan singkat/regular dilakukan 1-2 jam dan dilakukan secara berulang-ulang.

e.Dilihat dari masalah yang dibahas
Jika dilihat dari masalah yang dibahas, diskusi kelompok ada dua macam yaitu sederhana dan kompleks/rumit. Sederhana mempunyai cirri utama masalah yang dipecahkan relatif mudah, sedangkan kompleks/rumit masalah yang dipecahkan cukup sulit.

f.Dilihat dari aktifitas kelompok

Jika dilihat dari aktifitas kelompok, diskusi kelompok ada dua macam, yaitu terpusat pada pemimpin dan demokratis (terbagi ke semua anggota). Diskusi yang terpusat pada pemimpin cenderung anggotanya yang kurang aktif akan tetapi pemimpin yang lebih aktif. Sedangkan demokrasi, anggota dan pemimpin sama-sama aktif dalam memberikan saran dan pendapat.
(By jhon ferri Dumupa/KBI).


komentar | | Read More...

TIDAK MUDAH ORANG YANG MERANTAU

Penulis : Unknown on Kamis, 01 Oktober 2015 | 09.34

Kamis, 01 Oktober 2015


ANAK RANTAU 
Kala senja datang menghampiri bumi
Kegelapan pun datang dengan sendiri

Kesejukan udaran meniup rambut helai demi helai
Keramain berubah menjadi sepi dan sunyi
Hanya terlihat percikan mentari yang membenamkan diri
Tiada terasa air mata pun ikut membasahi bumi
Kala jiwa teringat tanah kelahiran Aniya dapuwamo
Kala hati rindu akan kampung halaman dapuwamo
Begitulah nasib anak rantau kala siang akan berganti malam
Seakan hidung tertusuk sembilu yang tajam
Hidup dirantau bukanlah senang dalam berjuang
Kadang makan kadang hanya sarapan Air putih satu gelas
Kadang nyanyian perut kosong yang dibawa untuk bertangang
Begitulah rintanggan yang harus di hadang
Laksana para pejuang yang kelaparan dalam berperang maju dan maju jangan kata perna mengarah...om DABAKA
Hidup dirantau seperti anak tak bertuan
Tiada orang yang perduli kala sakit menyerang badan
Aku tinggalkan Ibu, dan Bapaku di
kampung halaman Ku yang jau disana…Aku seorang
perantau…Kini  aku sudah berada
diseparuh jalan..Masih banyak lagi liku-liku
kehidupan yang harus ku tempuh…
Janganlah aku tergelincir ke hal hal yang negatif,
Jalanan sepi perantau ini akan ku teruskan , andai kata tersesat jalan.  
TUHAN menetapkan langkah-langkah orang yang hidupnya berkenan kepada-Nya; apabila ia jatuh, tidaklah sampai tergeletak, sebab TUHAN menopang tangannya. Hanya Tuhan-lah satu-satunya tempat Jhon mengadu. Hati manusia memikir-mikirkan jalannya, tetapi Tuhanlah yang menentukan arah langkahnya.(Amsal 16:9). Serahkanlah hidupmu kepada TUHAN dan percayalah kepada-Nya, dan Ia akan bertindak; (Mazmur 37:5..TUHAN ITU BAIK BAGI ORANG YANG MENGANDALKAN-NYA (Ratapan 3:22-26)
“Tidak mudah orang yang merantau di negri orang”

Penulis adalah Jhon dumupa kuliah di Bandung Jawa Barat.
komentar | | Read More...

APARAT INDONESIA KEMBALI MENEMBAK 2 PELAJAR STM, ORANG ASLI PAPUA, DI TIMIKA – PAPUA

Penulis : Unknown on Senin, 28 September 2015 | 23.58

Senin, 28 September 2015

Aparat Kepolisian Indonesia yang bertugas di Timika 

Melakukan Penembakan kepada 2 Orang Warga sipil di Timika yang berstatus anak sekolah. Akibat Penembakan yang dilakukan oleh Kepolisian Indonesia, 1 Meninggal Dunia Dan 1 Masi Rawat di Rumah Sakit.iKasus ini terjadi pada 28 September 2015, Pukul 19.00 Waktu Papua, di Timika Papua. Penembakan terhadap 2 warga sipil (Anak-anak sekolah) dilakukan di pasar gorong-gorong, kompleks biak timika papua.
Nama korban mati di tempat, KALEB BAGAU (17 tahun), status masih pelajar di STM Kuala Kencana, Kelas tiga. Dan Efrando (17) di tembak di bagian Dada dan kaki, kini masih kritis, dan berstatus Pelajar (anak sekolah SMK Petra Jl.Budi Utomo Timika Papua). Korban Kritis lagi dirawat di RSUD sp 1 Timika. Kekdua korban adalah siswa.
KRONOLOGIS SINGKAT (Kronologis Sementara)
Awal kejadian, sekitar jam 19.00 WPB (waktu Papua Barat), KALEB dan EFRANDO bersama kawan-kawannya sedang duduk duduk di bawah tiang tower. Saat duduk, Tiba-tiba Polisi menggunakan mobil patroli masuk di kompleks biak dan mengkepung di rumah warga dan menanya kepada warga setempat, "dimanakah anak-anak yang bikin kacau di sini?"
Tetapi memang karena situasi di kompleks biak itu masih aman-aman, akhirnya Mobil Patroli yang tadi pergi dan kemudian parkir di salah satu rumah warga orang jayapura lagi, dan menanya-nanya di situ.
ada oknum warga yang lapor ke polisi, bahwa, anak-anak itu selalu bikin kacau di sini, dan, orang tuanya OPM. Tidak lama dari 10 menit, kemudian, anggota kepolisian menggunakan 3 mobil Dalmas, 5 mobil Avansa dan sekitar 15 motor, masuk dan mengepung di kompleks biak. Semua titik di kuasai oleh polisi.
Setelah semua titik dikuasai oleh Polisi, saat itu, karena polisi sedang melakukan pengrebekan, akhirnya, korban KALEB BAGAU, karena takut, Ia lari ke arah PLEN, ternyata, di mata jalan, Korban bertemu dengan para anggota kepolisian. Tanpa bertanya, Polisi langsung menggunakan Pistol Peredam dan menembak mati KALEB BAGAU, dan, Nanto tertembak di bagian dada dan kaki.
setelah berhasil membunuh para kepolisian meninggalkan tempat kejadian. Korban Kritis sampai saat ini masih di Rumah Sakit, sementara, korban KALEB BAGAU (korban mati di tempat) ada di Kantor KNPB dan PRD wilayah Timika.
Situasi saat ini di Timika-Papua masih Mencekam dan masyarakat Melakukan Pemalangan Jalan dan dikabarkan ada kebakaran di rumah warga sekitar-nya, sementara itu, aparat Kepolisian masih melakukan Penjagaan ketat.
_________
CATATAN:
Pada bulan lalu di tanggal yang sama dan tahun yang sama, yakni 28/8/2015, TNI menembak mati dua orang dan melukai 5 orang di Timika Papua, saat warga melakukan Doa syukuran di Gereja. Hari ini, 28/9/2015, Polisi Republik Indonesia melakukan penembakan terhadap 2 (Dua) Siswa SMK, dimana, satu mati di tempat dan satu kritis di Rumah Sakit.
‎DARURAT ‪#‎KEMANUSIAAN:
Orang Papua Ditembak Terus Menerus, Dan Akan Cepat Punah Dari Tanah Moyang Bangsa Papua. Satu Persatu Ditembak terus oleh Negara melalui TNI dan Polri, dan ini ancaman hidup bagi orang asli Papua. Kasus seperti ini sudah terjadi begitu lama dan terus terjadi (sejak 1962 sampai saat ini)....Tutur kata..

=================(Alam papua,warga papua/KDTI)==============================.



komentar | | Read More...

ACARA WISUDA MAHASISWA PAPUA KOTA JAWA BARAT DI BAWAH PIMPINAN JHON FERRY DUMUPA

Penulis : Unknown on Sabtu, 26 September 2015 | 07.12

Sabtu, 26 September 2015

mari kita belajar teradisional papua Namun kita selesai kuliah S 1.S 2.S 3.pasti kembali ke Budaya Agama adat ...













kami ada masak sesuai teradisional Papua.
wam,boee,ekina,ragune,wogo,

penulis adalah Mahasiswa papua kuliah di Kota Bandung../KDTI.

komentar | | Read More...

Categories

About

menu{ border:none; border:0px; margin:0px; padding:0px; font: 67.5% "Lucida Sans Unicode", "Bitstream Vera Sans", "Trebuchet Unicode MS", "Lucida Grande", Verdana, Helvetica, sans-serif; font-size:14px; font-weight:bold; } .menu ul{ background:red; height:35px; list-style:none; margin:0; padding:0; } .menu li{ float:left; padding:0px; } .menu li{ float:left; padding:0px; } .menu li a{ background:red; display:block; font-weight:normal; line-height:35px; margin:0px; padding:0px 25px; text-align:center; text-decoration:none; } .menu li a:hover, .menu ul li:hover a{ background: red; text-decoration:none; } .menu li ul{ background:red; display:none; height:auto; padding:0px; margin:0px; border:0px; position:absolute; width:225px; z-index:1; } .menu li:hover ul{ display:block; } .menu li li { background:red; display:block; float:none; margin:0px; padding:0px; width:225px; } .menu li:hover li a{ background:none; .menu li ul a{ display:block; height:35px; font-size:12px; font-style:normal; margin:0px; padding:0px 10px 0px 15px; text-align:left; } .menu li ul a:hover, .menu li ul li:hover a{ background:red; border:0px; color:red; text-decoration:none; }
 
Company Info | Contact Us | Privacy policy | Term of use | Widget | Advertise with Us | Site map
Copyright © 2011. LINTAS DAPUWAMO . All Rights Reserved.
Design Template by jhon dumupa | Support by PethuCs | Powered by BloggerMethuCs